Senin, 18 November 2013

WISUDA KETIGA STIE KASIH BANGSA

on Saturday, 21st September 2013
Kesan Pesan oleh Alumni STIE Kasih Bangsa yang disampaikan Oleh Sdri. Laura


Pembacaan Janji Wisudawan yang dipimin oleh Sdr. Asa Theodorus, dan diikuti oleh seluruh wisudawan


Prof. DR. Ahmad Syafii Maarif (Buya) selaku Pembina STIE Kasih Bangsa saat diwawancarai usai acara wisuda berlangsung


Ini dia wajah seluruh calon pemimpin masa depan bangsa.
CONGRATULATIONS....!

Jumat, 05 April 2013

HYMNE KASIH BANGSA


HYMNE KASIH BANGSA
Cipt: Agung Wibawanto (20050202002)

Mari bersama-sama
Kita membangun bangsa
Pendidikan dapat merubah segalanya
Tunjukkan bangsa kita di hadapan dunia
Bahwasannya semua kita bisa

***Perangilah kebodohan demi bangsa ini
Tingkatkanlah pendidikan, untuk bekal kita nanti

Ciptakanlah semua kecerdasan tuk bangsa
Berjuanglah meraih cita-cita
Disinilah tempatnya, tuk majukan negara
Masa depan kita STIE Kasih Bangsa

***Perangilah kebodohan demi bangsa ini
Tingkatkanlah pendidikan, untuk bekal kita nanti

Ciptakanlah semua kecerdasan tuk bangsa
Berjuanglah meraih cita-cita
Disinilah tempatnya, tuk majukan negara
Masa depan kita STIE Kasih Bangsa


Kasih Bangsa.......2x

KASIH BANGSA CHAMPIONSHIP 2008

Secara tidak sengaja, saya membuka sebuah file yang terdapat dalam flashdisk saya yang sudah lama tidak dibuka. Saya memukan sebuah artikel tentang STIE Kasih Bangsa dan Pak Ekawahyu Kasih, yang dulu pernah saya tulis seperti berikut ini:


Kasih Bangsa, adalah nama sebuah perguruan tinggi yang belum cukup terdengar gaungnya di masyarakat. Namun, apakah perguruan inggi yang didirikan oleh salah seorang pengusaha bernamaDr. Eka Wahyu Kasih,MM ini mau kalah dalam persaingan di masyarakat?

Walaupun masih terbilang seumur jagung, tapi dedikasi yang diberikan oleh kampusbeasiswa tersebut cukup besar. Bebrapapekan yanglalu, Sekolah Tinggi Ilmu EkonomiKasih Bangsa menggelar suatu ajang pertarungan seru yang diikuti oleh para pelajar se-DKI Jakarta dan sekitarnya. Kasih Bangsa Championship 2008, itulah nama dari kegiatan tersebut.kegiatan yang berhadiah total senilai Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) ini sengaja dipersembahkan kepada Dr. Eka Wahyu Kasih, MM sebagai hadiah di hari ulang tahun emasnya yang ke-50. selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk lebih memperkenalkan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Kasih Bngsa kepada masayrakat, khususnya para pelajar di tingkat Sekolah Menengah Atas dan unutk lebih mempererat tali kekeluargaan diantara keluarga besar para stakeholdernya.

oo0oo

Pagi hari itu, tanggal 25 Oktober 2008 Kasih Bangsa Championship 2008 telah diresmikan. Ibu Widuri, drg selaku salah satu pendiri Kasih Group yang juga istri tercinta dari Bapak Dr. wahyu Kasih, MM yang vertindak sebgai orang yang meresmikan acara tersebut.

Ada lima mata lomba yang dipertarukan dalam Kasih Bangsa Championship 2008 ini. Diantaranya adalah: Dance, Tenis Meja, Bridge, Basket Ball dan Festival Band. Empat mata lomba dimulai sejakhari pertama,yaitu,dance,tenismeja, bridegedan basketball. Sedangkan festival band dilaksanakan pada hari kedua, yaitu tanggal 26 Oktober 2008. Dance, tenismeja dan bridge selesai dilaksanakan pada hari pertama, sedangkan basket ball harus diteruskan selama sepekan kedepan.

Riuhnya pengunjung pada hari pertama Kasih Bangsa Championship 2008 ini juga tercermin pada riangnya tawa yang terrlukis di wajah para kontestan. Udara panas dan hujan yang sempat menguyur tidak dapat melunturkan semangat para panitia penyelenggara untuk tetap mensuksekan kegiatan ini.

Malam akhirnya dating menyelimuti kampus kecil yang  berada di ujung Jalan E, Kebon Jeruk ini, kompetisi pada hari pertama telah selesai dengan ;ancar dan baik. Kesibukan para panitia penyelenggara masih terasa hingga hari kedua ini. Pada hari kedua ini, hanya ada dua mata lomba yang diselenggarakan,yaitu festival band dan basket ball.

Pagi hari panitia sudah sibuk melayani peserta yang telah dating untuk melakukan cek sound. Walau kompetisi dimulai sinag hari, namun tidak menyurutkan semangat para peserta dalam menanti juri – juri yang tidak asing lagi dalam dunia musik. Yang bertindak sebagai juri dalam festival band adalah James F. Sundah (pencipta lagu), Krishna (mantan keyboardis Ada Band yang sekarang memiliki band baru bernama Krisna and The New Spectrum) dan Wendy Putranto (penulis dalam majalah Rolling Stones yang juga sebagai manajer group Band The Upstair).

Akhirnya datang juga, waktu yang ditunggu-tunggu oleh para peserta dan pengunjung, serta mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Kasih Bangsa. Langkah para dewan juri menuju ke mimbar diikuti pula oleh suara jantung para peserta yang gugup bercampur senang. Satu demi satu para peserta ,ulai menampilkankebolehannya dalam bermusik. Tak kalah kehadiran bintang tamu juga turut meramaikan acara ini. Walaupun bintang tamu tersebut masih dalam skala kecil.

Semakin malam, hari semakin asik dan meriah. Lampu-lampu yang menghiasi panggung bagaikan lampu dalam sorot ruang diskotik yang megah. Kelelahan yang dirasakan para peserta dan panitia sudah tak mereka hiraukan, karena hiburan para peserta yng bernyanyi dipanggung cukup untuk menghapus rasa lelah itu.

Seharian sudah,akhirnya hari kedua  hampir saja usai. Tepat pukul 10 malam, ketiga dewan juri naik ke atas panggung dengan selembar kertas yang mereka bawa. Dalam lembaran kertas itulah tertulis nasib para peserta. Ketegangan mulai terasa pada detik-detik pengumuman, mau tidakmau dewan juri harus memutuskan siapa yang tampil jadi pemenang. Tak lama kemudian dewan juri menyebutkan nama “Joseline” sebagai pemenang pertama.
Meledak sudah suara para hadirin yang dating pada malam itu, lapangan kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Kasih Bangsa bagaikan lapangan sepak bola yang dikelilingi oleh para supporter yang meneriakkan yel-yel kemenangan.

Sepekan juga telah berlalu, kelima mata lomba telah usai dilaksanakan. Bagi pemenang kompetisi dance dan festival band berhak tampil kembali pada acara Malam Ulang Tahun Dr. Eka Wahyu Kasih, MM di hotel Crowne Plaza pada tanggal 1 November mendatang.

Pada tanggala 1 November itulah akhir dari persembahan istri tercinta dan seluruh karyawan Kasih Group serta mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Kasih Bangsa.

(Sya_Alw)




Minggu, 31 Maret 2013

Perginya Seorang Sahabat

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Ahmad Syafii Maarif

Suatu ketika, beberapa tahun yang lalu, ketua sebuah lembaga di lingkungan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendapat undangan dari Jerman untuk menghadriri pertemuan si sana. Teman ini memerlukan bantuan untuk beli tiket pergi-pulang sebesar 1.000 dolar AS. Pengusaha Deddy Julianto saya kontak jika mungkin membantu. Tanpa banyak bertanya, langsung dijawab oke.

Pengalaman lain banyak sekali untuk dicatat dalam perkara bantu-membantu ini. Pak Deddy adalah seorang pengusaha nyah-nyoh (suka memberi) terhadap siapa saja yang memerlukan bantuan, termasuk membantu panti asuhan di Jawa Tengah.

Entah sudah berapa ratus juta yang dikeluarkan untuk kepentingan sosial. Kadang-kadang juga dibantunya anak-anak muda yang terlibat dalam pembentukan partai politik, sekalipun mereka berujung pada kegagalan. Anak-anak muda yang punya ambisi politik ini pada umumnya hanya punya modalidealisme, sedangkan modal ekonomi hampir tidak mereka miliki.

Akibatnya, mereka sering terombang-ambing menghadapi realitas politik yang ganas, akibat selera dan gesekan kepentingan para pemodal. Saat saya tidak lagi duduk di jajaran PP Muhammadiyah pada Juli 2005, Pak Deddy langsung menawarkan agar mau tinggal di apartemen bila ada keperluan ke Jakarta, tidak lagi lingkungan kantor PP Muhammadiyah di kawasan Menteng Raya. Maka, kemudian didapatlah sebuah apartemen di Taman Rasuna, Kuningan.

Semula disewa di lantai 19, kemudian malah dibelinya yang berada si Tower 2 Lt 10B yang saya tempati sampai hari ini jika ke Jakarta. Semua biaya adalah tanggungan sahabat kita ini. Pernah saya mau pindah ke kantor Maarif Institute di kawasan Teber, Pak Deddy tetap saja menyarankan agar tetap saja di Kuningan. Saya tidak tahu mengapa perhatian Pak Deddy atas diri saya demikian besar, padahal untuk sekadar tinggal selama satu atau dua hari di Jakarta dengan kekuatan sendiri masih mungkin.

Bukan saja Pak Deddy, anak sulungnya Defy dan sopirnya Gazali turut pula peduli dalam mengurus saya. Saya tidak mungkin membalas jasa keluarga ini yang telah berbuat baik selalma bertahun-tahun kepada saya. Tidak hanya sampai disitu. Pernah pula saya diberi kartu kredit BNI yang boleh digunakan untuk keperluan transaksi keuangan, termasuk untuk beli tiket pesawat, sekalipun saya tidak sampai hati menggunakannya. Mungkin karena tidak pernah dimanfaatkan itu, setelah dua tahun tidak diperpanjang lagi.

Cobalah anda bayangkan, betapa Pak Deddy "memanjakan" saya, yang tidak punya pertalian darah apapun. Ada ketentuan di BNI, kartu kredit hanya diberikan kepada orang yang berusia di bawah 60 tahun, padahal saya ketika itu sudah kepala tujuh. Karena Dirut BNI adalah teman dekatnya, kartu ini diberikan juga.

Kini sahabat saya ini setelah operasi jantung by-pass di RS Harapan Kita pada 13 Maret, hari berikutnya sekitar pukul 11.40 WIB telah dipanggil Allah SWT untuk selama-lamanya. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, semoga husnul khatimah, amin.

Pak Deddy punya jaringan yang luas, baik dengan sesama pengusaha, lintas agama, para jendral, maupun dengan polotikus dan anak-anak muda. Sebagai alumnus PII (Pelajar Islam Indonesia) dengan tempaan semangat perjuangan yang kental, Pak Deddy punya kepedulian terhadap masalah-masalah bangsa dan negara.

Mungkin pada sisi inilah pandangan Pak Deddy dan pandangan saya bertemu pada suatu titik, sekalipun tidak banyak yang dapat disumbangkan untuk keperntingan bangsa dan negara yang sarat beban ini.

Sahabat dekatnya banyak sekali, diantaranta Ir. Salahudin Wahid dan Dr. dr. Wahyu Kasih, SH, MM. Untuk Pak Salahudin, tidak perlu lagi dikomentari karena sudah sangat terkenal. Tetapi, buat Bung Wahyu, catatan apresiatif perlu ditambahkan dalam kaitannya dengan Pak Deddy dan dunia pendidikan. Sebagai seorang pengusaha yang berhasil, Bung Wahyu, seorang penganut agama Buddha berasal dari Kalimantab, telah sejak lama mengembangkan STIE Kasih Bangsa di kawasan Kebon Jeruk, sebuah sekolah setengah gratis untuk mahasiswa serba kekurangan.

Pak Deddy dan saya telah diminta untuk susuk sebagai pembina kehormatan sekolah ini. Hebatnya, belum lagi rampung kuliah, mahasiswa STIE telah diserap dunia kerja. Pekerjaanlah yang mencari mereka, bukan sebaliknya.

Selama Pak Deddy sirawat sampai dioperasi, Bung Wahyu telah terlibat secara kejiwaan dalam menunggui sahabat kita ini. Dalam proses pemakaman menjelang shalat Jumat, 15 Maret, di kawasan Pondok Kopi, Jakarta Timur, saya perhatikan betul wajah Bung Wahyu yang menanggung perasaan berat melepas sahabat kami ini. Selamat jalan Pak Deddy Julianto, semoga dalam perjalanan di alam sana, semuanya berjalan lancar di bawah naungan rahmat, ampunan dan keridhaan Allah. Dan kepada keluarga yang ditinggal diberikan-Nya ketabahan, kesabaran, dan ketegaran dalam menghadapi musibah kematian yang tidak ringan ini. Kita semua pasti menyusul, cepat atau lambat!


Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber: http://www.republika.co.id/berita/kolom/resonansi/13/03/19/mjwtqp-perginya-seorang-sahabat

Jumat, 01 Maret 2013

SOLUSI TEPAT


Hampir semua siswa yang telah menyelesaikan sekolahnya di tingkat SMA/K./sederajat pasti ingin melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Tapi sayangnya tidak semua dari mereka mampu membayar biaya kuliah yang hampir menyentuh langit. Maka dari itu, banyak lulusan SMA/K/sederajat yang memutuskan untuk bekerja setelah lulus sekolah. Sayangnya pilihan bekerja tanpa bekal pendidikan tinggi tidak akan berlangsung lama dan tidak memiliki jenjang karir yang baik di suatu perusahaan, baik itu perusahaan milik pemerintah, swasta atau menjadi seorang pengusaha.

Oleh karena itu, STIE Kasih Bangsa hadir sebagai solusi bagi generasi muda Indonesia untuk tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi dengan biaya yang ringan, namun dengan dampak yang sangat besar. STIE Kasih Bangsa merupakan “Kampus Beasiswa” yang memberikan beasiswa kepada seluruh mahasiswanya, bahkan hingga 100% s.d tamat sarjana.

Memasuki tahun ketiga atau pada semester kelima, semua mahasiswa diwajibkan magang/ bekerja/ berwirausaha. Dengan adanya program Link and Match, STIE Kasih Bangsa telah bekerjasama dengan beberapa perusahaan swasta ternama di Indonesia seperti Agung Podomoro Group, Act Visual Communication, PT. Zyrexindo Mandiri Buana, PT. Roda Nusantara dan masih banyak lagi perusahaan besar lainnya menyelenggarakan program wajib magang minimal 1 (satu) tahun di semester 5. Mahasiswa yang magang di perusahaan yang telah bekerjasama dengan STIE Kasih Bangsa tidak dipungut biaya apapun, termasuk potongan gaji bulanan yang diterima dari perusahaan. Berapapun besarnya gaji yang diterima oleh mahasiswa, sepenuhnya menjadi hak mahasiswa. Bahkan STIE Kasih Bangsa dan perusahaan telah menyepakati bahwa gaji minimal yang diterima oleh mahasiswa magang, setara dengan besaran UMR (Upah Minimun Regional). Walaupun STIE Kasih Bangsa telah bekerjasama dengan beberapa perusahaan dalam program maganag, tetapi mahasiswa diberikan kebebasan untuk memilih tempat magang dan bekerja (tidak harus di perusahaan rekanan STIE Kasih Bangsa) tidak ada ikatan dinas/kontrak bagi mahasiswa untuk bekerja di perusahaan tertentu, bahkan mahasiswa pun diberi pilihan untuk tidak bekerja, namun harus menjalankan usaha (menjadi seorang wirausaha).

Program beasiswa terdiri dari beasiswa Reguler dan beasiswa khusus. Beasiswa khusus adalah program beasiswa yang terjadi karena kerjasama antara STIE Kasih Bangsa dengan instansi/yayasan/pemerintah. Awal tahun 2013, STIE Kasih Bangsa telah menjalin kerjasama beasiswa dengan Kabupaten Nias Selatan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Dan masih berjalan proses dengan beberapa instansi lainnya. STIE Kasih Bangsa tidak pernah lelah untuk menjadikan Indonesia yang lebih baik dengan memberikan beasiswa pendidikan kepada putra-putri terbaik Indonesia. Bersama STIE Kasih Bangsa mencetak pemimpin visioner Indonesia.

Logo compress.jpg
 






Kampus Beasiswa
STIE Kasih Bangsa

Jalan Dr. Kasih No. 1 (Jalan E) Arteri Kebon Jeruk Jakarta Barat 11530
Website           : www.stie-kasih-bangsa.ac.id
Email               : stie_kasih_bangsa@yahoo.co.id
Facebook        : www.facebook.com/stie.kb
Twitter             : @Kampus_Beasiswa
Tlp./Fax           : (021) 5363420/ (021) 70664341/ 085715007949


Selasa, 08 Januari 2013

AVATAR (All Variant To Gather)

Kampus Beasiswa STIE Kasih Bangsa akan melaksanakan kegiatan Gathering akbar, yang ditujukan bagi seluruh keluarga besar Kampus Beasiswa STIE Kasih Bangsa (Mahasiswa, Dosen, Karyawan dan Almuni).
Salah satu tujuan acar gathering ini adalah untuk lebih mempererat tali silaturahmi dan kekeluargaan diantara seluruh keluarga besar Kampus Beasiswa STIE Kasih Bangsa.

Acara ini akan dilaksanakan setelah UAS, yaitu pada:
Hari      : Sabtu-Minggu
Tanggal : 26-27 Januari 2013
Lokasi  : Camp David Resort, Pacet, Puncak ( www.campdavidresort.com )
Biaya    : Rp 250.000,-
Fasilitas : - Penginapan selama 2 hari 1 malam
               - Bus AC
               - 5 kali Makan
               - 2 kali snack
               - Indoor dan Outdoor games
               - doorprize
Contact Person: Syarifah (085715007949)

Kepada seluruh kakak-kakak alumni, sangat diharapkan kehadiran dan partisipasinya.

_Salam Kasih Bangsa_

Selasa, 25 Desember 2012

Berbagi Informasi dan Pengalaman Lewat Tulisan dan Video

Kakak-kakak alumni STIE Kasih Bangsa, masih dalam suasana natal, Admin mengucapkan Selamat Natal bagi teman-teman yang merayakannya.

Bersamaan dgn ini, kami ingin mengajak kakak-kakak untuk aktif dalam menulis, terutama dalam berbagi informasi tulisan dan sharing pengalaman selama kuliah di Kampus Beasiswa STIE Kasih Bangsa. Sharing video maupun tulisan kakak-kakak dapat dikirim melalui sebuah website non-profit yang menyampaikan informasi dan berbagi pengalaman kpd siswa/i SMA dan Mahasiswa ttg Kampus beasiswa, juga tentang bagaimana menjalani profesi sebagaia karyawan juga sebagai mahasiswa.

Sedikit tentang website kampusgw.com: Kampusgw adalah situs non-profit yang berkomitmen untuk membantu memberikan info seputar kuliah sambil bekerja, beasiswa, bekerja sambil kuliah bagi teman-teman SMA yang kesulitan atau kurang mampu secara ekonomi namun ingin tetap kuliah.
Kampusgw berusaha untuk menyajikan segala informasi menarik yang ditujukan untuk membantu siswa atau yang baru lulus SMA, transisi antara kuliah dan kerja. Cerita-cerita tentang mereka yang sukses melewati masa-masa itu, segala suka duka, keputusan-keputusan yang mereka ambil, dan juga berbagai informasi dan tips untuk memudahkan mereka yang sedang menjalani masa-masa penuh ujian dan tantangan.
Kampusgw terbuka bagi setiap anak bangsa yang ingin berkontribusi untuk memajukan pendidikan di Indonesia.

Kampusgw menerima kontribusi tulisan maupun video dari para mahasiswa maupun lulusan perguruan tinggi yang berisi pengalaman bekerja sebelum kuliah, kuliah sambil bekerja, beasiswa kuliah, dan pengalaman  mengarungi dunia kampus. Adapun kriteria kontribusi Anda adalah sebagai berikut:
·         Berupa tulisan maupun video. Adapun panjang tulisan berkisar 500-2000 kata sedangkan durasi video berkisar 5-30 menit.
·         Berdasarkan pengalaman nyata, asli atau tidak dibuat-buat
·         Menggunakan gaya Bahasa Indonesia populer  sehingga mudah dimengerti oleh siswa atau lulusan SMA sederajat
·         Bersedia dipublikasikan di situs web Kampusgw
·         Mengingat Kampusgw adalah situs web non-profit, maka setiap kontribusi yang masuk tidak akan diberikan honor.
·         Kontribusi tulisan ataupun video, dilengkapi dengan foto dan data diri dapat dikirim ke agung@kampusgw.com
·         Disclaimer: Kontribusi dalam bentuk tulisan maupun video mencermikan pengalaman penulis. Situs web Kampusgw berhak mengubah pada bagian tulisan atau video yang cenderung menyudutkan suku, agama, ras dan antar golongan, serta berbau intimidasi dan pelecahan.
Kontribusi dalam bentuk tulisan maupun video harus mengandung setidaknya salah satu atau beberapa unsur berikut:
·         Perkenalan Diri yang berisi nama lengkap, nama panggilan,  asal daerah, latar pendidikan dari SD-SMA, prestasi di sekolah (wajib)
·         Setelah lulus SMA, langsung mendapatkan beasiswa S1 penuh. Anda dapat menekankan pada proses mendapatkan beasiswa tersebut.
·         Ketika sedang menjadi mahasiswa, Anda mendapatkan beasiswa dari dalam maupun luar kampus. Ceritakan kepada sahabat Kampusgw mengapa dan bagaimana kamu mendapatkannya.
·         Setelah lulus SMA Anda langsung kuliah sambil bekerja paruh waktu (sampingan) atau ‘serabutan’. Ceritakan seberapa besar perjuanganmu!
·         Setelah lulus SMA Anda langsung kuliah dan mendapatkan ‘uang saku’ berkat hobi atau keterampilanmu. Bagilah pengalamanmu bagaimana mengetahui sejak dini dan mengembangkan hobi di masa kuliah!
·         Setelah lulus SMA Anda langsung bekerja penuh dan memutuskan kuliah setelah beberapa tahun. Jelaskan motivasi Anda kuliah setelah bekerja.
·         Tips dan trik mendapatkan beasiswa penuh atau parsial
·         Tips dan trik bekerja sambil kuliah
·         Tantangan dan masalah yang kamu hadapi selama kuliah dan bagaimana kamu menghadapinya.
·         Pengalaman sebelum dan setelah kuliah
·         Mencantumkan kontak detail yang berisi email, blog pribadi, Facebook maupun Twitter (opsional).
Terima kasih atas kesediannya berbagi pengalaman dan kisah inspirasinya dengan Kampusgw.  Mari turut serta mendukung kemajuan pendidikan di Republik Indonesia tercinta.
Sepenggal kisahmu, sejuta inspirasi!

Selasa, 04 Desember 2012

Gathering STIE Kasih Bangsa

Selamat sore kakak-kakak Alumni STIE Kasih Bangsa :p
Cuma mau kasih tau kalo kampus ingin mengadakan acara Gathering yg bertema "AVATAR" (bisa di lihat di mading kampus)
Acara ini untuk kalian semua, supaya mengenal satu sama lain, makin akrab, makin dekat, bisa menjalin kebersamaan, dan siapa tau ada yg cinlok #ehh :p

Acara ini berlangsung pada 26-27 januari 2013, seharga:

Rp 215.000 bagi mahasiswa yg masih aktif,
Rp 250.000 bagi alumni, karyawan STIE Kasih Bangsa maupun Kasih Group.

Pembayaran bisa di cicil ke koodinator masing2.
Semester 1 akun: Memory
Semester 1 manajemen: Tati / Rili
Semester 3: Juli
Semester 5: Lusianti
Semester 7: Retno
Semester 9: Richard
Alumni & karyawan STIE: Syarifah / Ratu
Paling lambat 20 desember 2012 (minimal 50%)
Di mohon kehadirannya, karna.....ga ada lo ga rame!
Tempat terbatas looooh!

Kapan lagi kan bisa kumpul seluruh semester beserta alumni-alumni nya.
Ajak teman2 kalian ya untuk ikut.

Makasih yg udah baca, yg belum baca mohon bisa di baca. :)

Dimohon partisipasi dari seluruh kakak-kakak Alumni



Salam Kasih Bangsa

Kamis, 25 Oktober 2012

Pengawas Ujian


Kakak-kakak alumni STIE Kasih Bangsa yang kami banggakan, kami beritahukan bahwa pada tanggal 29 Oktober 2012 - 3 Nopember 2012, adik-adik kita yang masih kuliah akan melaksanakan UTS. Sesuai hasil rapat manajemen dan akademik STIE Kasih Bangsa, akan ada pelibatan ALumni dalam UTS maupun UAS.

Kakak-kakak alumni dapat memberikan kontribusinya dengan menjadi sukarelawan dalam UTS maupun UAS. Bagi kakak-kakak yang bersedia, dapat menghubungi Sdri. Ratna Mutu Manikam atau Sdri. Syarifah Alawiyah.

Demikian informasi ini, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Selasa, 23 Oktober 2012

CATUR (bukan) Sekedar Permainan


Tak banyak orang yang tahu perihal riwayat catur sebagai sebuah permainan. Mungkin dari Mesir, mungkin dari Cina, atau entah dari belahan dunia yang mana ia berasal. Terlebih lagi bila kita menginventarisir kembali jenis-jenis permainan catur. Namun demikian, tetap saja kita memahami catur sebagai sebuah permainan, suatu aktifitas dengan muatan peraturan di dalamnya.
Tapi benarkah catur hanya sekedar permaian ?
Ada suatu telaah (pemaknaan) yang mungkin dapat kita gali dari permainan ini. Mari kita lihat !


TERIKAT PERATURAN
Layaknya sebuah permainan, catur mempunyai peraturan yang mengikat, baik berhubungan dengan pemain maupun dengan alat permainan itu sendiri. Penempatan dan protokol bidak sudah diatur sedemikian rupa, antara lain ; kuda dengan langkah letter L dan raja yang hanya boleh melangkah satu demi satu kotak (sebagaimana repotnya menjadi aristokrat). Tidak setuju dengan peraturannya ?
Jangan main !

ADIL
Lihatlah betapa adilnya permainan ini :
ü  Daerah bertahan dan daerah serang yang sama luas dan bentuk
ü  Materi dan komposisi ‘pasukan’ yang sama kuat
ü  Formasi awal yang sempurna-serupa
ü  Bila putih membuat satu langkah, maka hitam juga hanya boleh membuat satu langkah
ü  Ingat, ini perang terbuka. Bidak tidak boleh menyusup, melangkah ke luar arena, kecuali bila sudah ‘dimakan’ musuh.


STRATEGI CANTIK
Atas keterikatan aturan dan ‘keadilan’ material tadi, kemenangan hanya dapat diraih dengan memilih dan menjalankan strategi yang jitu. Ingat, kita ingin memenangkan peperangan (war) bukan sekedar pertempuran (battle). Tidak jarang, untuk mengelabui lawan, pemain cenderung ‘mengorbankan’ salah satu bidaknya, dengan tujuan untuk mendapatkan bidak lawan yang lebih ‘fight’. Memilih perang di daerah lawan, di daerah sendiri, atau di daerah netral ? Terserah.
Anda ingin menang ‘kan ? Atau mungkin remis adalah bagian dari strategi anda ?

GET THE REWARD !
Permainan catur sangat menghargai sebuah kerja keras. Prajurit bintara (pion) yang berjuang sempurna, bertempur dengan berani, pada akhirnya akan bisa menjadi perwira dengan pangkat apa pun yang ia mau. Dan lahirlah perwira baru !


WHO IS THE KING ?
Ini sisi lain permainan catur, perihal hakiki predikat pemimpin. Seseorang diangkat menjadi pemimpin karena dianggap mampu melindungi orang-orang yang dipimpinnya. Tidak sangat aneh bila kita ingat bahwa dalam catur, kita tidak mengenal presiden, tapi Raja, dan raja itu diangkat, bukan dipilih. Strategi apa pun akan digunakan pemain untuk melindungi sang Raja, the symbol of the power. Masalahnya, banyak pemimpin yang merasa dan bertindak sebagai ‘Raja’. Pertanyaannya, bagaimana dengan pemimpin anda ?


And……. WHO IS THE REAL KING ?
Catur merupakan permainan yang sudah demikian akrab di kalangan masyarakat. Kadang-kadang, bahkan seringkali, sebuah papan catur yang sedianya hanya untuk dua pemain diramaikan dengan kehadiran penonton yang merasa sebagai pemain. Manakala catur dimainkan (bukan dikompetisikan), seringkali justru penonton yang mendominasi permainan. Kata lainnya ‘pembisik’. Bagaimanapun, the other voice(s) ini akan mengganggu stabilitas permainan, strategi menjadi kacau, kekalahan yang menyakitkan, atau kemenangan yang terasa hambar. Pertanyaannya, siapakah anda ? Bidak, pemain atau ‘pembisik’ ?

Mari bermain catur !